BLOG

BLOG

Hepatitis

SEP 11, 2023

Hepatitis adalah penyakit yang memiliki gejala berupa peradangan pada organ hati. Kondisi ini bisa terjadi karena infeksi virus, kebiasaan minum alkohol, paparan zat beracun atau obat-obatan tertentu. 

Jenisnya terbagi dua berdasarkan sifatnya, yaitu akut dan kronis. Jenis akut terjadi bisa secara tiba-tiba dalam kurun waktu yang cenderung singkat.

Sementara yang kronis berkembang perlahan dan merupakan kondisi jangka panjang. Sialnya, keduanya sama-sama mengganggu berbagai fungsi tubuh, terutama yang berkaitan dengan metabolisme. 

Hal ini terjadi karena hati berperan penting dalam metabolisme tubuh, seperti menghasilkan empedu, mengurai berbagai zat, menetralisir racun, mengaktifkan enzim dan lain sebagainya.

 

Apa Gejala Pertama Hepatitis?

Penyakit ini tak selalu menunjukan gejala. Gejalanya baru timbul setelah tubuh terjadinya kerusakan yang dapat memengaruhi fungsi hati. Apabila bersifat akut, tanda dan gejalanya dapat muncul dengan cepat. 

Adapun sejumlah gejala yang umumnya terjadi pada pengidap penyakit ini, yaitu:

  1. Mengalami gejala seperti flu, mual, muntah, demam, dan lemas.
  2. Feses berwarna pucat.
  3. Mata dan kulit berubah menjadi kekuningan.
  4. Nyeri di bagian perut.
  5. Turun berat badan.
  6. Urine menjadi gelap seperti teh.
  7. Kehilangan nafsu makan.

 

Apa Penyebab dari Penyakit Hepatitis?

Kondisi ini dapat terjadi karena infeksi maupun bukan karena infeksi. Ada beberapa jenis Hepatitis yang seringkali kita temui antara lain:

  1. Hepatitis A
    Jenis ini terjadi akibat virus hepatitis A (HAV). Dapat menular melalui makanan atau air minum yang terkontaminasi feses dari pengidap.
  2. Hepatitis B
    Penyakit ini terjadi akibat virus hepatitis B (HBV). Jenis ini umumnya menular melalui cairan tubuh dari pengidap
  3. Hepatitis C
    Jenis ini terjadi akibat infeksi virus hepatitis C (HCV). Cairan tubuh, terutama melalui berbagi pakai jarum suntik dan hubungan seksual tanpa kondom dapat menularkan penyakit ini.
  4. Hepatitis D
    Jenis berikutnya yaitu hepatitis D, yang terjadi akibat oleh virus hepatitis D (HDV). Virus tidak bisa berkembang biak di dalam tubuh manusia tanpa adanya hepatitis B.
    Penyakit dapat menular melalui darah dan cairan tubuh lainnya.
  5. Hepatitis Akibat Cacing Hati
    Penyakit ini juga dapat terjadi akibat infeksi cacing hati, yaitu opisthorchiidae dan fasciolidae.
    Infeksi cacing hati dapat menjangkiti seseorang apabila sering mengonsumsi makanan mentah atau belum matang, serta mengonsumsi makanan yang terkontaminasi larva cacing hati.

 

Pencegahan Hepatitis

  1. Melakukan vaksinasi. Sekarang ini sudah ada vaksin yang bisa mencegah hepatitis A dan B, tapi belum ada vaksin untuk hepatitis C.
  2. Mengurangi konsumsi alkohol.
  3. Menjaga kebersihan sumber air.
  4. Mencuci bahan makanan yang kamu konsumsi, terutama kerang dan tiram, sayuran, serta buah-buahan.
  5. Tidak berbagi pakai sikat gigi, pisau cukur, atau jarum suntik dengan orang lain.
  6. Tidak menyentuh darah tanpa sarung tangan pelindung.
  7. Melakukan hubungan seksual yang aman. Misalnya, menggunakan kondom atau tidak berganti-ganti pasangan (setia pada satu pasangan).
     

TAG:

Hepatitis Hepatitis A Hepatitis B Hepatitis C Hepatitis D